jpnn.com, JAKARTA - Bendera bajak laut bertopi jerami atau Mugiwara dalam anime One Piece tengah menjadi polemik. Banyak kalangan menganggap pihak yang menyerukan pengibaran bendera Jolly Roger itu seiring kian dekatnya peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-80 Indonesia sebagai upaya makar.
Namun, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka justru pernah menggunakan simbol Mugiwara. Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu mengenakan pin berlogo Mugiwara saat kampanye dan debat Pilpres 2024.
Gibran pun jadi omongan. Jejak digital berupa foto yang memperlihatkan mantan wali kota Surakarta itu mengenakan pin Mugiwara berseliweran di medsos, sehingga memunculkan pendapat soal Wapres ke-14 RI itu pantas dimakzulkan.
Pembelaan untuk Gibran datang dari Dradjad H Wibowo. Anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming di Pilpres 2024 itu berpendapat membandingkan penggunaan pin Mugiwara pada masa kampanye pemilu dengan ajakan mengibarkannya menjelang HUT RI merupakan hal berbeda.
“Jelas beda jauh momentum dan timing-nya,” ujar Dradjad melalui layanan pesan, Senin (4/8/2025).
Mantan ketua Dewan Informasi Strategis dan Kebijakan (DISK) Badan Intelijen Negara (BIN) itu juga membeber catatannya tentang Gibran mengenakan pin Mugiwara di masa Pilpres 2024.
Misalnya, Gibran mengenakan pin tersebut saat mengunjungi rumah Prabowo di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan debat antar-cawapres yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 21 Januari 2024.
Menurut Dradjad, salah satu alasan Gibran mengenakan pin Mugiwara ialah untuk merangkul pemilih muda. Sebab, banyak pemilih muda menggemari manga maupun anime.