Gelar FGD, Badan Pengkajian MPR Bahas Penguatan Demokrasi dan Kedaulatan Rakyat

3 hours ago 3

Gelar FGD, Badan Pengkajian MPR Bahas Penguatan Demokrasi dan Kedaulatan Rakyat

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kelompok I Badan Pengkajian MPR menggelar FGD yang membahas penguatan demokrasi dan kedaulatan rakyat dengan menghadirkan Rocky Gerung dan Prof Robertus Robet sebagai narasumber, Jumat (13/3). Foto: Dokumentasi Humas MPR RI

jpnn.com, TANGERANG SELATAN - Kelompok I Badan Pengkajian MPR menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema 'Kedaulatan Rakyat Dalam Perspektif Demokrasi Pancasila'.

Kefiatan tersebut berlangsung di Kota Tangerang Selatan, Banten, Jumat (13/3).

Ketua Badan Pengkajian MPR Prof. Yasonna H. Laoly menyampaikan kajian mengenai kedaulatan rakyat telah dilakukan di berbagai daerah, seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan.

Hal ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah sistem demokrasi yang berjalan saat ini benar-benar mencerminkan prinsip Demokrasi Pancasila sebagaimana diamanatkan konstitusi.

"Kami ingin melihat kembali, setelah reformasi dan amendemen konstitusi, apakah demokrasi kita saat ini benar-benar mewujudkan kedaulatan rakyat sebagaimana yang diharapkan,” kata Yasonna dalam keterangannya, Sabtu (14/3).

FGD tersebut dihadiri anggota Badan Pengkajian MPR, antara lain Andreas Hugo Pereira, Hasan Basri Agus, Endang Setyawati Tohari, Saadiah Uluputty, Guntur Sasono, Dedi Iskandar Batubara, Denty Eka Widi Pratiwi, Heri Gunawan, dan Lia Istifhama.

Hadir pula narasumber pakar atau ahli, yakni Akademisi dan Pemerhati Politik Rocky Gerung dan Guru Besar Sosiologi Universitas Negeri Jakarta Prof. Robertus Robet.

Turut hadir Plt. Sekretaris Jenderal MPR Siti Fauziah, pejabat dan staf Sekretariat Badan Pengkajian MPR sebagai dukungan teknis.

Badan Pengkajian MPR menggelar FGD menghadirkan Rocky Gerung dan Prof Robertus Robet yang membahas penguatan demokrasi dan kedaulatan rakyat

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|