Derta Merespons Usulan Gerbong Khusus Perempuan Dipindah ke Tengah, Fokus!

1 hour ago 3

Derta Merespons Usulan Gerbong Khusus Perempuan Dipindah ke Tengah, Fokus!

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

KRL Commuter Line. Ilustrasi Foto: Sam/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR RI Derta Rohidin merespons pernyataan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi yang mengusulkan agar gerbong KRL khusus perempuan dipindah ke tengah.

Usulan tersebut berkaitan dengan kecelakaan yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.

Belakangan, Menteri PPPA Arifah Fauzi meminta maaf kepada publik atas pernyataannya tersebut.

Derta Rohidin meminta pemerintah tidak mengalihkan fokus dari persoalan utama keselamatan transportasi publik.

Ia menilai usulan Kementerian PPPA tersebut berangkat dari semangat perlindungan perempuan. Namun, belum menyentuh akar persoalan dalam sistem perkeretaapian.

“Insiden kecelakaan tersebut bukan hanya soal teknis operasional, tetapi juga menyangkut tata kelola sistem perkeretaapian yang harus terus diperbaiki secara menyeluruh,” kata Derta dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (29/4).

Menurut dia, kebijakan gerbong khusus perempuan pada KRL pada dasarnya merupakan langkah afirmatif untuk memberikan rasa aman dari potensi pelecehan atau kekerasan berbasis gender di ruang publik.

Namun, dalam konteks kecelakaan, faktor penentu keselamatan lebih banyak ditentukan oleh aspek sistemik.

Derta Rohidin merespons pernyataan Menteri PPPA Arifah Fauzi yang mengusulkan agar gerbong KRL khusus perempuan dipindah ke tengah.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|