BRIN Klaim Teknologi ANG Bisa Hemat Devisa Rp 26 Triliun per Tahun

4 hours ago 4

BRIN Klaim Teknologi ANG Bisa Hemat Devisa Rp 26 Triliun per Tahun

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kepala BRIN Arif Satria. Foto: Source for JPNN.com.

jpnn.com, JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah mengembangkan teknologi Absorbed Natural Gas (ANG).

ANG diklaim mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG sekaligus menghemat devisa negara hingga Rp26 triliun per tahun.

Kepala BRIN Arif Satria mengatakan teknologi tersebut menjadi salah satu inovasi yang mendapat perhatian khusus dari Presiden Prabowo Subianto saat berdialog dengan para periset BRIN.

“Kalau ini diterapkan maka bisa menghemat Rp26 triliun per tahun terkait dengan energi ini. Riset terus kita lakukan, masih uji coba,” ucap Arif di Istana Negara, pada Kamis (6/8) malam.

Menurut dia, ANG merupakan teknologi penyimpanan gas yang dikembangkan dari Compressed Natural Gas (CNG) menggunakan material Metal Organic Framework (MOF) hasil kolaborasi BRIN dengan peraih Nobel asal Jepang.

Melalui teknologi tersebut, gas alam dapat disimpan dalam volume yang lebih besar meski menggunakan tabung berukuran sama.

Dia menjelaskan, tabung dengan kapasitas setara LPG 3 kilogram yang biasanya hanya mampu digunakan sekitar 10 hari dapat bertahan hingga 15 hari apabila menggunakan teknologi ANG.

“Kalau orang saat ini menggunakan LPG misalnya tiga kilogram menghasilkan waktu 10 hari, sekarang dengan teknologi baru bisa 15 hari. Sekarang riset terus kita lakukan agar bisa dua kali lipat,” kata dia.

ANG diklaim mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG sekaligus menghemat devisa negara hingga Rp26 triliun per tahun.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|