jpnn.com - SAMBAS — Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI menegaskan pentingnya sinergi para dai dalam mendukung pembangunan kawasan perbatasan negara.
Komitmen tersebut mengemuka dalam Seminar Internasional dan Upgrading Da’i bertema “Sinergitas Da’i dalam Pembangunan di Wilayah Perbatasan Negara” yang digelar di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus, didampingi Bupati Sambas Satono selaku Ketua Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Provinsi Kalimantan Barat.

Peserta seminar bertema “Sinergitas Da’i dalam Pembangunan di Wilayah Perbatasan Negara”, Selasa (7/4/2026). Foto: Humas BNPP RI
Seminar internasional tersebut diikuti peserta dari berbagai negara, antara lain Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Brunei Darussalam, sebagai upaya memperkuat peran strategis dai dalam pembangunan, khususnya di wilayah perbatasan.
Dalam sambutannya, Wamendagri Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa peran dai tidak hanya terbatas pada pembinaan keagamaan, tetapi perlu diperluas untuk mendorong kemandirian masyarakat.
Menurutnya, dai memiliki posisi strategis sebagai penggerak sosial yang mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat, terutama di kawasan perbatasan seperti Kabupaten Sambas.

7 hours ago
5





















































