jpnn.com, JAKARTA - Kerusuhan di Jakarta buntut insiden kendaraan taktis atau rantis Brimob Polri melindas pengemudi ojek daring alias ojol menjadi sorotan berbagai media internasional.
Insiden pada Kamis (28/8) malam itu menyebabkan driver ojol bernama Affan Kurniawan meninggal dunia, sedangkan pengemudi lainnya, Umar Amaruddin, masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Di Singapura, The Straits Times mengangkat Affan sebagai judul. “Justice for Affan: Outrage in Jakarta after delivery rider killed by police vehicle in protest clash,” demikian judul media terkemuka negeri jiran itu.
Dari Amerika Serikat (AS), The New York Times memajang berita berjudul ‘Students Call for More Protest in Indonesia After Fatal Clash With Police’.
Masih dari AS, ada Bloomberg yang menayangkan berita berjudul ‘Protests Rocks Indonesia After One Killed in Police Clash’ lengkap dengan foto pedemo sedang bentrok dengan polisi.
Kantor berita REUTERS yang berpusat di London, Inggris, mengangkat berita dengan judul ‘Indonesian students vow more protests after one killed in Jakarta demonstration’ yang ditayangkan pada 29 Agustus 2025 pukul 1:11 GMT.
Demo berujung kaos di Jakarta itu juga tak luput dari pemberitaan The British Broadcasting Corporation (BBC). “Jakarta protests resume after overnight clash kills motorcycle taxi driver,” demikian judul berita media Inggris itu.
Di Thailand, Bangkok Post mewartakan kerusuhan di Jakarta itu dengan berita berjudul ‘More Indonesia protests planned after 1 killed in police clash’ yang juga mendedahkan soal pelemahan rupiah dan kejatuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).