jpnn.com, JAKARTA - Bea Cukai bersinergi dengan Bareskrim Polri dan Densus 88 Antiteror berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika internasional Malaysia–Indonesia melalui operasi gabungan yang berlangsung pada 26 Juli-1 Agustus 2026.
Dalam operasi tersebut, tim gabungan mengamankan sekitar 80 kilogram methamphetamine (sabu-sabu) dan 5.200 butir MDMA (ekstasi) yang diselundupkan melalui jalur laut menuju pesisir timur Pulau Sumatra.
Plt. Direktur Interdiksi Narkotika Bea Cukai Erwin Situmorang mengungkapkan penindakan narkotika ini merupakan hasil kolaborasi lintas instansi dalam memperkuat pengawasan terhadap jalur masuk narkotika ke Indonesia.
Dia pun menegaskan peredaran narkotika merupakan ancaman serius bagi keamanan dan masa depan bangsa.
"Pengungkapan ini menunjukkan bahwa sinergi antaraparat penegak hukum menjadi kunci untuk memutus rantai peredaran narkotika sejak memasuki wilayah Indonesia," tegas Erwin dalam keterangannya, Rabu (5/8).
Erwin menyampaikan kolaborasi yang kuat juga memberikan perlindungan yang lebih optimal kepada masyarakat dari dampak penyalahgunaan narkotika.
Pengungkapan kasus bermula pada 26 Juli 2026 ketika tim gabungan melaksanakan pertukaran informasi, analisis bersama, dan operasi terpadu berdasarkan informasi mengenai rencana penyelundupan methamphetamine dan MDMA dari Malaka, Malaysia, melalui pesisir timur Sumatera dengan tujuan akhir Palembang, Sumatera Selatan.
Menindaklanjuti hasil analisis tersebut, tim membagi operasi menjadi dua unsur, yaitu patroli laut menggunakan kapal patroli Bea Cukai Speed BC 1710 untuk mengawasi jalur masuk dari Malaysia dan tim surveillance darat yang bertugas memantau lokasi pendaratan barang serta mengidentifikasi kurir darat di wilayah Kabupaten Rokan Hilir.

13 hours ago
5



































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557642/original/085423100_1776349008-IMG_9721.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550379/original/022184300_1775668574-WhatsApp_Image_2026-04-08_at_10.51.36_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546845/original/065062000_1775373440-DKW_4291.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557653/original/008257800_1776350777-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-07.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5255669/original/089095000_1750211606-Persijap-Tunjuk-M--rio-Lemos-sebagai-Pelatih-Kepala-1749715558.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557643/original/097564000_1776349047-IMG_20260416_201137.jpg.jpeg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5182507/original/053806700_1744093142-000_39BE3EX.jpg)