Bali United Tumbang di Markas Borneo FC, Johnny Jansen Soroti Kartu Merah dan Tempo Permainan

6 hours ago 2

Bola.com, Samarinda - Bali United harus mengakhiri catatan dua kemenangan beruntun setelah kalah 0-1 dari Borneo FC pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027. Pertandingan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (20-9-2026).

Satu-satunya gol dalam laga tersebut tercipta melalui titik putih. Juan Villa menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa Borneo FC unggul pada menit ke-54.

Pertandingan juga diwarnai tiga kartu merah yang dikeluarkan wasit Naufal Adya Fairuski.

Dua kartu merah pertama diberikan pada menit ke-35 kepada Rifad Marasabessy dari Borneo FC dan Rahmat Arjuna dari Bali United. Keduanya diusir setelah terlibat perselisihan di lapangan.

Satu kartu merah lainnya diterima Tim Receveur pada menit ke-70. Gelandang Bali United tersebut diusir setelah melakukan pelanggaran terhadap pemain Borneo FC.

Komite Eksekutif NOC Indonesia, Krisna Bayu, memuji dukungan Emtek Media yang menjadi pemegang hak siar seluruh cabang olahraga di Asian Games 2026, sehingga masyarakat Indonesia bisa menyaksikan perjuangan atlet-atlet kebanggaan Indonesia.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tidak Salahkan Wasit

Kartu merah Tim Receveur menjadi satu di antara hal yang disoroti pelatih Bali United, Johnny Jansen.

Ia mempertanyakan keputusan tersebut karena menilai pelanggaran yang dilakukan sang pemain dianggap tidak layak berujung kartu merah.

Namun, Johnny memilih tidak menjadikan kepemimpinan wasit sebagai alasan kekalahan timnya.

"Saat kartu merah kedua, saya tidak melihat situasi di lapangan dengan jelas. Menurut saya, itu bukan pelanggaran yang layak mendapatkan kartu merah. Hal tersebut jelas menyulitkan permainan kami di lapangan," ujar Johnny.

"Tapi, yang terpenting, saya tidak ingin menyalahkan wasit atas kartu merah tersebut. Sekarang fokus kami adalah bermain lebih baik lagi," tambahnya.

Penampilan Masih Jauh

Selain kartu merah, Johnny menilai penampilan Bali United belum mencapai level yang diharapkan.

"Kami sangat kecewa hari ini karena tidak bermain dengan baik. Bisa dilihat di lapangan, tempo permainan kami terlalu lambat. Padahal kami seharusnya bisa tampil jauh lebih baik," ungkap Johnny.

Menurut pelatih asal Belanda itu, kesalahan yang dilakukan Bali United pada babak kedua turut membuat Borneo FC mampu mencetak gol.

"Di babak kedua, kami melakukan kesalahan hingga mereka mencetak gol. Ke depannya, kami harus tampil lebih baik lagi. Itulah alasan saya sangat kecewa dengan tim kami dan juga dengan diri saya sendiri," tuturnya.

Banyak Melakukan Kesalahan

Bek kiri Bali United, Tim Geypens, mengakui laga melawan Borneo FC berjalan sulit. Ia menyebut timnya melakukan sejumlah kesalahan mendasar yang seharusnya dapat dihindari.

"Pertandingan kali ini sangat sulit. Kami melakukan beberapa kesalahan mendasar, termasuk saya sendiri yang juga melakukan kesalahan. Di pertandingan seperti ini, kesalahan seperti itu tidak boleh terjadi," ujar Geypens.

Geypens pun menilai masih ada banyak hal yang harus dibenahi Bali United setelah pertandingan tersebut.

"Kami sudah berjuang keras, tetapi kualitas permainan kami masih ada di bawah dan perlu ditingkatkan lagi," ucap Geypens.

Read Entire Article
Koran JPP|