Bakom Sebut Proyek Jargas Dongkrak Industri Nasional, Tak Hanya Kurangi Impor LPG

11 hours ago 1

Bakom Sebut Proyek Jargas Dongkrak Industri Nasional, Tak Hanya Kurangi Impor LPG

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi warga mengantre untuk membeli tabung gas LPG 3 kilogram. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Mohammad Qodari mengatakan pembangunan jargas memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian karena melibatkan berbagai sektor industri dari hulu hingga hilir.

Menurut dia, pembangunan jaringan gas bumi (jargas) rumah tangga tidak hanya ditujukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG, tetapi juga diproyeksikan menjadi penggerak pertumbuhan industri nasional.

“Pembangunan jargas memberikan efek berganda terhadap perekonomian nasional,” ucap Qodari di Kantor Bakom, Jakarta Pusat, Rabu (5/8).

Dia menjelaskan proyek pembangunan yang tersebar di berbagai daerah akan meningkatkan kebutuhan tenaga kerja, permintaan terhadap material, jasa konstruksi, manufaktur, pengawasan, hingga pengoperasian jaringan gas.

Program tersebut juga membuka pasar baru bagi industri dalam negeri, terutama produsen pipa polietilen, pipa baja, meter gas, regulator, valve, fitting, kompor gas, enclosure, serta perusahaan jasa konstruksi dan engineering.

Berbekal meningkatnya permintaan tersebut, kata Qodari, pemerintah berharap industri penunjang gas nasional semakin berkembang dan mampu memperkuat rantai pasok energi domestik.

Selain dampak ekonomi, pembangunan jargas juga dinilai memberikan manfaat bagi lingkungan.

Qodari menjelaskan penggunaan gas bumi menghasilkan pembakaran yang lebih bersih dibandingkan bahan bakar lain sehingga mampu menekan emisi.

Mohammad Qodari mengatakan pembangunan jargas memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|