jpnn.com, JAKARTA - Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (DPN SOKSI) di bawah kepemimpinan Ketua Umum Ir. Ali Wongso Sinaga menggelar Dialog Kebangsaan sekaligus buka puasa bersama di Jakarta, Rabu (11/3).
Acara ini mengusung tema yang cukup menyentuh substansi partai: "Dialog Suara Rakyat Suara Golkar; Sejauh Mana Golkar Berpihak Kepada Suara Rakyat."
Hadir sebagai narasumber utama dalam dialog tersebut, Ketum SOKSI Ir. Ali Wongso Sinaga, Sekjen SOKSI Prof. Dr. Ilyas Indra, Pengamat Universitas Muhammadiyah Jakarta Prof. Dr. Dirgantara Wicaksana, serta Pengamat Politik Universitas Veteran Jakarta Dr. Muhammad Busro Asmuni.
Dalam sambutannya, Ali Wongso Sinaga menekankan bahwa SOKSI sebagai salah satu ormas pendiri Partai Golkar memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga marwah partai.
"Dialog Kebangsaan ini digelar untuk mengkaji hal-hal baik demi penguatan Partai Golkar agar terus dicintai rakyat sesuai motonya. Ini menjadi semangat bagi SOKSI sebagai pendiri partai," ujar Ali Wongso dikutip JPNN.com, Kamis (12/3).
Sementara itu, Prof. Dr. Dirgantara Wicaksana memberikan catatan kritis bagi partai berlogo pohon beringin tersebut. Menurutnya, moto "Suara Rakyat Suara Golkar" jangan hanya berhenti menjadi jargon politik atau sekadar pembentuk opini.
"Golkar harus terus berupaya mewujudkan moto tersebut dalam bentuk tindakan dan perilaku nyata seluruh kader. Harus betul-betul dirasakan manfaatnya oleh rakyat Indonesia, bukan sekadar opini," kata Prof. Dirgantara.
Senada, Dr. Muhammad Busro Asmuni menilai tantangan Partai Golkar ke depan cukup berat.

3 hours ago
1





















































