jpnn.com, BAJOE - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melakukan penyesuaian operasional layanan penyeberangan dengan mengalihkan sementara lintasan Bajoe-Kolaka ke lintasan Siwa-Kolaka pada periode 1 April hingga 1 Juni 2026.
Kebijakan ini diterapkan seiring dengan dilaksanakannya perbaikan struktur movable bridge di Dermaga 1 Pelabuhan Bajoe guna meningkatkan keandalan infrastruktur pelabuhan serta menjamin keselamatan operasional kapal saat proses sandar.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan langkah perbaikan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga standar keselamatan dan meningkatkan kualitas layanan penyeberangan yang andal bagi masyarakat.
“Perbaikan movable bridge ini merupakan upaya strategis untuk memastikan infrastruktur pelabuhan tetap dalam kondisi prima. Kami berkomitmen menjaga kesinambungan layanan dengan melakukan penyesuaian operasional yang terukur, sehingga mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik tetap berjalan optimal,” ujar Heru dalam keterangannya, Rabu (11/3).

Pengalihan lintasan ini juga telah ditetapkan melalui Surat Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Nomor AP.201/1/16/DJPD/2026 yang mengatur pelaksanaan operasional penyeberangan selama masa perbaikan berlangsung.
Dalam ketentuan tersebut ditegaskan layanan pada lintasan Siwa-Kolaka tetap memberlakukan struktur tarif yang sama dengan lintasan Bajoe-Kolaka, sehingga pengguna jasa tidak mengalami perubahan biaya perjalanan.
Sebagai bagian dari kesiapan operasional selama masa pengalihan lintasan, ASDP menyiapkan sejumlah armada kapal yang dioperasikan oleh operator swasta untuk melayani rute Siwa – Kolaka, yakni KMP Mishima, KMP Masagena, KMP Kota Bumi, KMP Permata NST, KMP Raja Dilaut, dan KMP Fais.

4 hours ago
1




















































