4 Tahun di Bawah Binaan Hutama Karya, 65 Perajin Ogan Ilir Mulai Mandiri

13 hours ago 4

4 Tahun di Bawah Binaan Hutama Karya, 65 Perajin Ogan Ilir Mulai Mandiri

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

65 perajin binaan Hutama Karya. Foto: Dokumen Hutama Karya.

jpnn.com, OGAN ILIR - Program Sentra Kriya Ogan Ilir memasuki fase baru.

Setelah mendapat pendampingan selama empat tahun, sebanyak 65 perajin perak, tembaga, dan kain Gebeng kini mulai mengelola usaha secara mandiri bersama Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.

PT Hutama Karya (Persero) menyerahkan pengelolaan program tersebut dalam pertemuan di Aula Kecamatan Tanjung Batu, Ogan Ilir.

Selama pendampingan intensif Desember 2025 hingga Mei 2026, para perajin mencatat penjualan 100 lembar kain Gebeng senilai Rp 81 juta dan 310 produk kerajinan perak senilai Rp 15,6 juta.

Hutama Karya menyebut capaian tersebut menjadi catatan awal perkembangan usaha sekaligus indikator kesiapan perajin untuk melanjutkan usaha secara mandiri.

Plt. EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Hamdani menerangkan, berakhirnya pendampingan intensif bukan berarti dukungan terhadap perajin dihentikan.

"Ukuran keberhasilan program pemberdayaan bukan berapa lama kami mendampingi, melainkan kapan perajin tidak lagi membutuhkan kami," terang Hamdani, Rabu (5/8).

Menurut Hamdani, selama program berjalan, perajin mendapatkan penguatan modal, keterampilan, kelembagaan hingga akses pasar.

Sebanyak 65 perajin Ogan Ilir binaan Hutama Karya mulai mengelola usaha secara mandiri.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|