2 Desa di Buol Dilanda Banjir, Ratusan KK Terdampak

4 hours ago 1

2 Desa di Buol Dilanda Banjir, Ratusan KK Terdampak

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melaporkan bahwa dua desa di Kecamatan Lakea, Kabupaten Buol dilanda banjir pada Rabu (18/3/2026). ANTARA/HO-BPBD Sulteng

jpnn.com - PALU - Sebanyak dua desa di Kecamatan Lakea, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, dilanda banjir pada Rabu (18/3) malam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sulawesi Tengah melaporkan bahwa tidak terdapat korban jiwa maupun pengungsi dalam peristiwa ini.

“Tim telah turun melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan Pusdalops BPBD Kabupaten Buol untuk langkah penanganan lebih lanjut,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD Sulteng Asbudianto dalam keterangan yang diterima di Palu, Rabu (18/3).

Dia menjelaskan bahwa hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan volume air Sungai Lakea II meningkat hingga meluap ke permukiman warga di kedua desa, yakni di Desa Lakea II dan Desa Ngune.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WITA setelah hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur wilayah itu dalam waktu yang cukup lama. Laporan resmi diterima pada pukul 21.19 WITA oleh petugas terkait.

Asbudianto mengatakan berdasarkan data sementara, sekitar 500 kepala keluarga (KK) di Desa Lakea II terdampak banjir, sedangkan jumlah warga terdampak di Desa Ngune masih dalam proses pendataan.

BPBD Sulteng telah berkoordinasi dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Buol dan melakukan asesmen di lapangan untuk penanganan di lokasi terdampak.

Adapun kebutuhan mendesak yang diidentifikasi meliputi pembangunan tanggul sungai dan normalisasi Sungai Lakea II guna mengurangi risiko banjir susulan.

“Saat ini, hujan telah reda, namun ketinggian air masih terus meningkat,” ujarnya. (antara/jpnn)

Sebanyak dua desa di Kecamatan Lakea, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, dilanda banjir pada Rabu (18/3) malam. Ratusan KK terdampak.


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|