jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menegaskan bahwa suporter bukan hanya penonton di stadion, melainkan salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan industri olahraga nasional.
Hal ini disampaikan dalam program Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Suporter Sepakbola yang kali ini digelar di Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat 29 Agustus 2025.
Kegiatan bertema “Suporter Cerdas, Tim Berkualitas” itu diikuti oleh 30 peserta, terdiri dari dua kelompok suporter Borneo FC Samarinda yang sudah berbadan hukum, yakni Mendukung Sampai Akhir (MSA) dan Pusamania, serta sejumlah pemangku kepentingan olahraga di daerah.
Deputi Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora yang diwakili Analis Kebijakan Utama, Wisler Manalu, menegaskan bahwa keberadaan suporter punya nilai besar dalam perkembangan olahraga, baik dari sisi atmosfer pertandingan maupun pengembangan industri.
“Suporter adalah bagian dari ekosistem olahraga. Budaya dukungan yang positif akan berdampak langsung pada kualitas kompetisi, prestasi klub, hingga keberlangsungan industri olahraga itu sendiri,” ujarnya.
Acara yang berlangsung di Hotel Royal Park Samarinda itu juga dihadiri Asdep Olahraga Profesional Dr. Yusup Suparman, Anjak Madya Kemenpora, Asprov PSSI Kalimantan Timur, Dispora Kota Samarinda, Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo, Kesbangpol, serta perwakilan media seperti TVRI Kaltim dan Persatuan Wartawan Kaltim.
Manajemen Borneo FC turut hadir, termasuk SSO, Plt LOC, serta tim Media dan Marketing klub. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi antara klub dan kelompok suporter dalam menyamakan visi untuk memajukan sepakbola daerah maupun nasional.
Dalam acara ini juga hadir perwakilan PSSI, I League, serta aparat kepolisian. Diskusi berlangsung interaktif dengan banyak masukan terkait pengelolaan suporter modern, kreativitas dalam mendukung, hingga pentingnya menjaga kondusivitas pertandingan.