Bola.com, Jakarta - Empat musim sudah Persipura Jayapura berjuang untuk kembali ke kasta teratas Liga Indonesia.
Persipura turun kasta ke Liga 2 sejak degradasi pada musim 2021/2022. Kini, Mutiara Hitam bertekad menancapkan kembali panji-panji kebesarannya di blantika sepak bola nasional.
Saat ini, di bawah suhan pelatih bertangan dingin Rahmad Darmawan dan dimotori Boaz Solossa, Persipura bercokol di posisi kedua klasemen sementara Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026.
Tak banyak yang menyangka, Persipura yang dulunya sangat disegani dan punya banyak talenta-talenta cemerlang harus terlempar dari kasta teratas.
Penyebab utama Mutiara Hitam terpuruk adalah masalah finansial. Hal tersebut diakui Manajer Persipura Jayapura Owen Rahadiyan.
Owen belum lama bergabung dengan Boaz Solossa dkk. Ia bergabung pada Juli 2025 setelah sukses bersama klub Papua lainnya, PSBS Biak. Pelan namun pasti, Persipura mulai bangkit dari keterpurukan.
"Ketika saya masuk juga, saya kan ketemu coach Ricardo Salampessy dan semua pengurus di sana. Ya, salah satu kendala mungkin sampai hari ini pun beberapa klub di Indonesia masih mengalami itu, yaitu kendala finansial," kata Owen Rahadiyan via kanal YouTube Liputan6Sport belum lama ini.
"Banyak klub di Indonesia, mungkin mencari satu prestasi satu musim, dua musim ya. Tapi tantangan terbesarnya itu gimana klub ini sustanaible ya. Bisa mendanai dengan dirinya, ya kita butuh sponsor. Tapi tidak sepenuhnya dari sponsor ya," imbuhnya.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Sulit Cari Pemain
Menurut Owen Rahadiyan, Persipura tak sepenuhnya bergantung kepada sponsor. Itu berarti, manajemen harus putar otak untuk mencari dana sendiri.
"Mau dari sponsor buat saya, saya rasa 40 persen atau 30 persenlah. Sisanya ya, gimana klub ini bisa cari muter sendiri untuk commercial value-nya. Karena sering kali sponsor hilang, klubnya langsung jatuh. Dan jatuh lagi mau mencari sponsor baru atau pengurus baru juga enggak gampang," ujar Owen.
Meski Persipura punya nama besar, tak mudah bagi Owen Rahadiyan untuk mendapatkan pemain baru. Terlebih dari luar Papua. Ini ditempuh karena pemain asal Papua yang sudah punya nama lebih memilih berkarier di klub lain.
"Kalau misalnya klubnya jatuh seperti sekelas Persipura, di mana dulu pemainnya banyak yang bagus-bagus juga, itu jika diambil klub-klub lain susah juga. Di Persipura, yang saya alami juga tidak gampang mencari pemain. Karena semua beranggapan,'Wah, Papua jauh'. Ngeluhnya pasti jauh," tukas Owen.
"Tapi, orang mungkin ya kalau sudah ke Jayapura mungkin punya pandangan berbeda kali ya. Karena kotanya sangat indah dan secara infrastruktur semua memadai kok di sana".
Alasan Mau Jadi Manajer Persipura
Ditanya apa yang mendasari berani mengambil jabatan manajer di tengah krisis finansial yang melanda Persipura, Owen Rahadiyan mengatakan semua sudah melalui pertimbangan yang matang.
"Pasti sebelum saya bilang iya ke Persipura, tentunya target waktu itu kalau saya masuk ya pasti akan ke Liga 1. Kalau saya masuk hanya bertahan di Liga 2, saya rasa itu bukan hal yang tepat untuk saya," tuturnya.
"Saya juga tahu ekspektasi masyarakat Papua dengan kehadiran saya masuk ke sana, pas saya bicara di sana ya emang banyak sangat merindukan dan tantangan sangat berat juga ya," katanya menambahkan.
Tak sedikit yang heran terkait keputusan Owen Rahadiyan, termasuk dari keluarga sendiri.
"Saya sampai sekarang kalau ketemu beberapa teman dan keluarga, mereka bilang,'Kamu gimana ya kok berani gitu masuk ke satu klub di mana tuntutannya itu sudah seperti roket. Kamu masuk sana pasti orang mau kamu harus Liga 1 dan kalau enggak ya kecewa'. Jadi, itu perjudian besar juga. Tapi waktu saya masuk, saya enggak tahu gimana. Tapi saya cukup yakin bahwa yang dengan apa yang saya belajar di dua klub sebelumnya melihat ini potensinya ada kok," paparnya.
"Maka dari itu kan saya juga tahu, saya masuk ke Persipura juga bukannya tangan kosong ya. Saya sudah pikirkan pemain-pemain siapa saja yang akan bergabung."
Faktor Sponsor
Menurut Owen Rahadiyan, sebagai tim besar dengan sejarah yang besar Persipura punya banyak pendukung setia. Ini salah satu yang membuatnya yakin Persipura bisa kembali berjaya.
"Dari sisi keuangan, itu juga yang membuat saya yakin dalam waktu 3 tahun klub ini seharusnya bisa terlihat dengan sendirinya. Lewat komersialisasi tiket. Karena kalau kita lihat banyak klub handle uang kembali lagi uang sponsor. Uang sponsor masuk, ya jalanin semusim habis itu klub terlalu fokus kepada posisi di liga tapi sportingnya tidak jalan. Keterlibatan penggemar juga sangat penting," katanya.
"Kalau klub tidak ada fans, kalau misalnya Persipura nih atau klub apa pun yang saya masuki tidak ada fans-nya saya tidak akan berani masuk. Karena suporter ini adalah rohnya, jantungnya. Susah kalau tidak ada kan."
"Jadi seperti saat ini kita di luar menangani tim. Kita juga kan melakukan seperti menchandising, aktivitas, pengalaman. Kita juga ada melakukan seperti akademi juga. Nah, saya tidak punya formula yang tepat. Tapi saya rasa sambil kita berjalan, pelan-pelan nih, saya bisa melihat peluang untuk mengembangkan lagi and membuat klub bertumbuh yang stabil finansialny ya," tutup Owen Rahadiyan.

21 hours ago
4
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5234130/original/056537200_1748335153-WhatsApp_Image_2025-05-27_at_12.15.00__1_.jpeg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489079/original/046056900_1769815826-WhatsApp_Image_2026-01-30_at_23.12.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417976/original/049724300_1763555921-InShot_20251119_193350409.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516433/original/083711900_1772291866-Momen_tangkapan_kamera_di_babak_1___OPPOxBaliUnited__Reignite__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4908650/original/070505300_1722696593-20240803BL_Perebutan_Peringkat_Ketiga_Piala_Presiden_2024_3.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5385175/original/090228500_1760881526-Bali_United.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5471181/original/002594400_1768279992-20260113BL_Pengenalan_Pelatih_Baru_Timnas_Indonesia__John_Herdman_19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496699/original/041911600_1770589990-000_96LN2RG.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5377685/original/055449000_1760148105-2025098AA_Timnas_Indonesia_Vs_Lebanon-025.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488125/original/010716500_1769732401-lille_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4747118/original/072661200_1708349003-20240219BL_Latihan_Timnas_Indonesia_U-16__22.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489191/original/036751400_1769830389-psis_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5174269/original/058441100_1742913019-20250325BL_Timnas_Indonesia_Vs_Bahrain_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026-15.JPG)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5515885/original/062448700_1772202581-mariano__thom__allano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392495/original/027892700_1761464864-1000686326.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5312156/original/028552100_1754906320-1000195600.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348127/original/083646400_1757768894-Persijap-Bertekad-Jinakkan-Singo-Edan-di-GBK-1756521836.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5515004/original/037978200_1772144090-IMG-20260226-WA0057.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509894/original/089278900_1771781184-1000368409.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5385174/original/054198800_1760881270-Bali_United.jpeg)





























