jpnn.com, JAKARTA - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengingatkan warga dan pelaku usaha untuk tidak menimbun Bahan Bakar Minyak (BBM) serta menggunakan energi secara lebih bijak.
Bahlil mengatakan hal tersebut saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Jawa Tengah, Kamis.
Bahlil mengingatkan bahwa ketersediaan BBM di SPBU bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat umum, bukan untuk kepentingan industri.
“Saya ingin menyampaikan bahwa tolong memakai energi dengan bijak. Tolong, SPBU ini bukan untuk industri. Tolong dipakai dengan bijaksana,” ujar Bahlil ketika melakukan sidak di Jawa Tengah, dipantau secara daring dari Kementerian ESDM Jakarta, Kamis.
Ia menyoroti fenomena truk-truk yang mengantre di SPBU untuk membeli BBM, lalu dijual kembali.
Kejadian-kejadian seperti itu, kata Bahlil, yang akan ia tinjau terus di lapangan. Peninjauan itu dalam rangka menjaga stabilitas stok BBM di berbagai SPBU di tengah krisis energi yang melanda dunia akibat perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.
Bahlil menyampaikan bahwa pemerintah tidak bisa menjaga stabilitas stok minyak apabila tidak didukung dengan masyarakat.
Pemerintah bisa mendatangkan pasokan minyak seperti apa yang telah dilakukan selama waktu beberapa bulan terakhir dalam kondisi krisis.

7 hours ago
5





















































