Puasa dan Lebaran Pertama di Rutan, Nadiem Makarim Sedih Terpisah dari Keluarga

2 hours ago 2

Puasa dan Lebaran Pertama di Rutan, Nadiem Makarim Sedih Terpisah dari Keluarga

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Tersangka kasus dugaan korupsi dalam program digitalisasi pendidikan pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristektahun 2019–2022, Nadiem Makarim, turun dari mobil tahanan di Gedung Kejari Jakarta Pusat, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2025). Foto: ANTARA/Nadia Putri Rahmani

jpnn.com, JAKARTA - Mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mengungkapkan kesedihannya harus menjalani ibadah puasa dan menyambut Lebaran pertama di dalam Rumah Tahanan (Rutan).

Nadiem saat ini berstatus terdakwa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.

"Sedih sekali bahwa nggak bisa bersama keluarga saya, dengan anak-anak saya. Itu sangat menyedihkan buat saya," kata Nadiem saat ditemui sebelum sidang pemeriksaan saksi di Pengadilan Tipikor pada PN Jakpus, Senin.

Namun demikian meski masih dalam masa perawatan karena kondisi medis, dirinya bersyukur bisa menjalankan ibadah puasa pada momen Ramadhan tahun ini bersama dengan teman-teman di rutan.

Bersama para tahanan, Nadiem mengatakan mereka bisa saling mendukung, bahkan mengadakan buka puasa bersama.

Saat Lebaran nanti, ia pun berharap keluarganya bisa berkunjung ke rutan untuk merayakan Hari Raya bersama.

"Ini Lebaran pertama saya terpisah dari keluarga," tuturnya.

Dalam kasus dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan berupa pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di lingkungan Kemendikbudristek tahun 2019–2022, Nadiem didakwa melakukan korupsi yang merugikan keuangan negara senilai Rp2,18 triliun.

Mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mengungkapkan kesedihannya harus menjalani ibadah puasa dan menyambut Lebaran pertama di dalam Rumah Tahanan (Rutan)

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|