Persaingan Papan Bawah BRI Super League Memanas, Madura United Lupakan Hasil Klub-Klub Lain

7 hours ago 2

Bola.com, Jakarta - Persaingan keluar dari zona merah BRI Super League 2025/26 makin panas. Enam pekan terakhir akan jadi neraka bagi klub-klub di papan bawah.

Dalam tekanan yang terus meningkat, Madura United memilih kalem. Mereka tidak mau ambil pusing dengan hasil pertandingan yang diraih para rival.

Laskar Sape Kerrap kembali terperosok ke zona degradasi usai Persis Solo menumbangkan Bhayangkara FC, Kamis (23-4-2026), membuat mereka terpaut satu poin dari batas aman.

Kendati posisi klasemen terus bergejolak, Madura United memilih tutup mata.

Pelatih caretaker, Rakhmad Basuki menegaskan bahwa nasib tim ada di tangan mereka sendiri, bukan di tangan tim lawan.

"Kami tidak peduli dengan hasil tim lain, hanya fokus dengan diri sendiri, tim kami sendiri. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan, ikhtiarkan bisa menghasilkan hal yang baik di akhir musim," ucapnya.

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menilai kemenangan 2-1 atas Arsenal di Etihad Stadium, Manchester, Inggris, pada Minggu (19/4/2026), dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-33, ditentukan oleh detail kecil yang sangat krusial, di mana Rayan Cher...

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Madura United Full Skuad

Kabar baik datang menjelang laga penting melawan Dewa United di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Madura, Sabtu (25-4-2026).

Sejumlah pilar utama dilaporkan telah kembali berlatih. Beberapa nama kunci yang sebelumnya diragukan tampil kini sudah mulai bergabung dalam sesi latihan tim, di antaranya Pedro Monteiro dan Lulinha.

"Kemarin ada beberapa pemain yang bermasalah di kebugaran dan cedera ringan. Tapi, dalam dua hari ini mereka sudah bergabung di latihan dan saya melihat kondisi baik-baik saja berkat kerja keras fisioterapis dan dokter tim," ungkap Rakhmad Basuki.

Tekad Jaga Tren Positif

Pelatih yang akrab disapa RB itu juga menekankan bahwa persiapan tim berjalan lancar. Fokus latihan terakhir diarahkan untuk menjaga performa serta memastikan kesiapan fisik pemain.

Dua kemenangan beruntun dalam Derbi Jawa Timur, masing-masing kontra Persik Kediri dan Persebaya Surabaya, melambungkan mental Lulinha dkk. Itu menjadi bekal berharga menghadapi akhir musim yang penuh tekanan.

"Yang jelas kami harus tetap menjaga kepercayaan diri dan mentalitas mereka. Harus yakin percaya di sepak bola tidak ada yang tidak mungkin. Apa pun hasil akhirnya, kami akan berjuang sampai akhir," tegasnya.

Read Entire Article
Koran JPP|