jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari PDI Perjuangan, Adisatrya Suryo Sulisto, menegaskan pentingnya peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam memperkuat ketahanan pangan nasional agar tidak sepenuhnya bergantung pada sektor swasta. Pernyataan ini menanggapi rencana investasi besar PT Perkebunan Nusantara III (Persero) yang didukung PT Danantara Asset Management.
“BUMN sangat harus punya peran. Jangan semua didominasi oleh swasta,” kata Adisatrya, Senin (15/12).
Ia menekankan bahwa BUMN dibutuhkan untuk mengimbangi dominasi swasta yang selama ini menguasai sektor pangan, terutama industri peternakan ayam dan komoditas strategis lainnya.
Merespons rencana investasi sekitar Rp20 triliun oleh PTPN III, politikus senior PDIP itu mengingatkan perlunya perhitungan matang.
“Produk harus berkualitas, efisien, dan harganya terjangkau masyarakat. Jangan sampai BUMN masuk terapi tidak bisa bersaing,” tegasnya.
Menurutnya, sektor ini memiliki persaingan tinggi dan telah dikuasai pemain swasta dengan jaringan distribusi, efisiensi produksi, dan standar kualitas yang mapan.
Adisatrya menyatakan Komisi VI DPR mendukung langkah pemerintah melalui BUMN untuk memperkuat ketahanan pangan, asalkan didasari strategi bisnis yang matang.
“Kalau di lapangan BUMN tidak perform, masyarakat tetap akan pilih swasta. Kita ingin risiko terbagi, tidak didominasi satu pihak,” ujarnya.

2 months ago
32





















































