jpnn.com - JAKARTA - Mbah Mijan pensiun sepenuhnya dari dunia supranatural per 30 Desember.
Alih-alih menghilang dari publik, pria bernama asli Samijan itu justru memilih jalur baru yang lebih ilmiah, yakni mendalami seni pengobatan tradisional akupunktur.
Mbah Mijan mengambil langkah akademik yang serius.
Setelah menempuh pendidikan formal di program D3 Akupunktur Institut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITSK) Soepraoen Malang, dia melanjutkan perjalanan studinya langsung ke sumber aslinya di Guangzhou, China.
Di Guangzhou yang dikenal memiliki beberapa universitas kedokteran tradisional terbaik di dunia, Mbah Mijan mendalami berbagai disiplin ilmu.
Pertama filosofi yin-yang, yaitu memahami keseimbangan energi dalam tubuh manusia.
Kemudian anatomi dan sistem saraf, ini untuk mengintegrasikan teknik jarum tradisional dengan pemahaman medis modern.
Selanjutnya aliran energi Qi, yaitu mempelajari titik-titik meridian untuk penyembuhan berbagai penyakit kronis.

3 hours ago
4





















































