Pegadaian Championship: PSS di Jalur Promosi, Ansyari Lubis Tekankan Konsistensi di 8 Laga Sisa

8 hours ago 1

Bola.com, Sleman - Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, meminta anak asuhnya untuk tidak terlena setelah berhasil naik ke peringkat pertama klasemen sementara Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026.

PSS baru saja memetik kemenangan penting 3-1 atas Deltras FC dalam pertandingan pekan ke-19 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (14/2/2026) sore WIB. Hasil positif itu membuat Super Elang Jawa mengumpulkan 39 poin.

Meski demikian, Ansyari menegaskan fokus tim tidak boleh terpecah hanya karena status sementara di klasemen. Apalagi, masih ada delapan laga lagi yang harus mereka perjuangkan demi tiket promosi BRI Super League musim depan.

"Ini kami syukuri tetapi kami berharap pemain jangan jemawa. Jangan lihat ranking dulu karena pertandingan masih ada delapan match lagi," ujar pelatih barusia 55 tahun tersebut.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tetap Rendah Hati

Menurut Ansyari, tantangan sesungguhnya justru dimulai setelah tim berada di posisi teratas. Konsistensi dan kekompakan menjadi kunci utama agar performa PSS tetap stabil hingga akhir musim.

Adapun delapan laga tersisa PSS akan menghadapi Pesipura Jayapura (H), Persela Lamongan (A), Kendal Tornado FC (A), Persipal Palu (H), Barito Putera (A), Persiku Kudus (H), Persiba Balikpapan (A), dan PSIS Semarang (H).

"Jadi semua pemain harus rendah hati, terus kami tingkatkan dan kami semuanya sama-sama harus bekerja dengan keras, fokus, bertanggung jawab karena target kami harus kami capai," katanya.

"Kalau hanya dengan satu pertandingan kita sudah terlena, itu sangat tidak baik. Jadi saya harap semua pemain ini juga jadi batu loncatan kita untuk di pertandingan-pertandingan selanjutnya," lanjut Ansyari.

Update Cedera, Suporter Jadi Pemain ke-12

Dalam laga versus Deltras FC, terdapat pemain Laskar Sembada yang ditarik keluar karena mengalami cedera. Namun, Ansyari Lubis memastikan kondisinya tidak terlalu mengkhawatirkan.

"Ya mungkin kalau pemain yang ada cedera, saya kira kondisinya tidak cukup serius ya. Jadi nanti juga tim dokter akan memberikan input ke kami gimana kondisi pemain," jelas mantan gelandang Timnas Indonesia era 90-an itu.

Selain itu, Ansyari turut mengapresiasi dukungan suporter yang tetap hadir memberikan semangat, meski tanpa atribut. Seperti diketahui, PSS masih menjalani sanksi dari Komdis PSSI buntut insiden penyalahgunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) oleh oknum suporter beberapa waktu lalu.

Hukuman itu berupa penutupan sebagian tribune Stadion Maguwoharjo dalam empat partai kandang. Suporter juga dilarang mengenakan atau membawa atribut klub saat menyaksikan tim kesayangannya tersebut.

"Dan yang pasti tadi kami berterima kasih kepada suporter yang luar biasa memberikan support walaupun tanpa atribut, tapi mereka memang menjadi pemain ke-12 buat kami," tutup Ansyari Lubis.

Read Entire Article
Koran JPP|