PDIP Desak Pemerintah Benahi Ekosistem Film Hadapi AI dan Arsip yang Rusak

6 hours ago 2

PDIP Desak Pemerintah Benahi Ekosistem Film Hadapi AI dan Arsip yang Rusak

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini. Foto: Fathan

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Novita Hardini, mendesak pemerintah untuk secara serius membenahi ekosistem industri film nasional. Desakan ini menyusul buruknya sistem pengarsipan yang menyebabkan hilangnya ribuan film serta ancaman disruptif dari teknologi kecerdasan buatan (AI).

"Tanpa keberpihakan nyata, kejayaan film Indonesia hanya akan jadi nostalgia, bukan masa depan," ujarnya dalam keterangan pers, Selasa (3/2).

Hardini menyoroti kondisi memprihatinkan warisan perfilman Indonesia. Dari sekitar 4.400 film yang diproduksi sejak 1926 hingga 2025, sekitar 1.500 di antaranya dilaporkan hilang.

"Ini merupakan kegagalan negara dalam menjaga warisan budaya," tegasnya.

Ia menilai, Panja Industri Film harus menjadi instrumen untuk membenahi ekosistem, melindungi hak cipta, memperkuat pembiayaan, dan menjaga keberlanjutan industri.

Tantangan bertambah dengan kehadiran teknologi AI yang dinilai mengancam ruang hidup pekerja kreatif. Politikus PDIP itu mendesak negara untuk segera mengintervensi regulasi terkait.

"AI jangan dipoles sebagai inovasi, jika faktanya menggerus ruang hidup pekerja kreatif kita. Negara tidak boleh abai terhadap ancaman ini," tegas Novita Hardini.

Selain itu, ia mengkritik ketergantungan Indonesia terhadap Intellectual Property (IP) asing sementara aset lokal kurang mendapat perhatian.

PDIP desak pemerintah benahi ekosistem film nasional yang hadapi ancaman AI dan hilangnya ribuan karya. Butuh keberpihakan nyata.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|