Paspi Dorong Percepatan Implementasi Mandatori B50 di Tengah Krisis Minyak Global

8 hours ago 1

Paspi Dorong Percepatan Implementasi Mandatori B50 di Tengah Krisis Minyak Global

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi. Foto: Tim Paspi

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (Paspi), Tungkot Sipayung mendorong pemerintah melakukan percepatan kebijakan mandatori biodiesel dari B40 menjadi B50.

Tungkot menilai lonjakan harga minyak mentah dunia yang dipicu eskalasi ketegangan geopolitik di wilayah Timur Tengah menjadi momentum yang tepat bagi Indonesia. 

Implementasi kebijakan biodiesel 50 persen atau B50 dipandang perlu dipercepat guna menjaga stabilitas ekonomi.

Dia mengingatkan ketidakpastian harga minyak global dapat mengganggu ketersediaan stok solar di dalam negeri dan berisiko memicu kenaikan inflasi nasional.

"Kenaikan harga minyak bumi dunia akan menambah beban bagi APBN. Setiap 10 dolar AS per barrel kenaikan harga impor minyak bumi, beban tambahan APBN meningkat sekitar Rp 20-30 triliun," ujar Tungkot dikutip, Rabu (18/3).

Kawasan Timur Tengah, khususnya jalur distribusi di Selat Hormuz diketahui menjadi pemasok vital bagi 20 hingga 30 persen kebutuhan energi fosil dunia. 

Ketidakstabilan di jalur tersebut berpotensi meningkatkan beban pembiayaan impor energi secara signifikan dan berdampak pada pemenuhan energi di Indonesia.

Oleh karena itu, pengembangan energi terbarukan sebagai substitusi bahan bakar fosil menjadi sangat krusial bagi ketahanan nasional.

Paspi mendorong pemerintah melakukan percepatan kebijakan mandatori biodiesel dari B40 menjadi B50 di tengah krisis minyak global.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|