jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Partai Golkar, Abdul Rahman Farisi, memberi tanggapan soal langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan BBM selama periode Lebaran 2026.
Dia menilai upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan BBM selama periode Lebaran 2026 menjadi bukti efektivitas kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam mengelola sektor energi nasional.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari arahan strategis Presiden yang dijalankan secara efektif oleh Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia khususnya dalam memastikan pasokan tetap aman di tengah lonjakan konsumsi saat mudik Lebaran.
“Keberhasilan menjaga stabilitas harga dan ketersediaan BBM selama Lebaran menunjukkan arah kebijakan Presiden Prabowo semakin efektif. Arahan tersebut diterjemahkan dengan baik oleh Menteri ESDM sehingga masyarakat dapat mudik dengan aman,” ungkap Abdul Rahman Farisi dalam keterangan resmi, Senin (30/3).
Abdul Rahman Farisi menjelaskan, periode Lebaran selalu menjadi momentum krusial bagi sektor energi, di mana konsumsi BBM nasional biasanya meningkat signifikan, terutama pada jenis bensin dan solar.
Namun demikian, pemerintah mampu mengantisipasi lonjakan tersebut melalui perencanaan distribusi yang matang dan penguatan cadangan pasokan.
Dia menilai, dibandingkan dengan sejumlah negara di kawasan yang kerap mengalami gangguan distribusi atau lonjakan harga saat periode libur panjang, Indonesia justru mampu menjaga stabilitas dengan baik.
“Jika dibandingkan dengan beberapa negara tetangga, Indonesia terbilang cukup berhasil dalam menjaga pasokan dan stabilitas harga BBM. Ini menunjukkan sistem pengelolaan energi kita semakin kuat dan adaptif,” bebernya.

3 hours ago
3





















































