jpnn.com, JAKARTA - Sebuah momen emosional tercipta saat Presiden Prabowo Subianto melakukan sambungan telekonferensi Zoom dengan warga Nias dalam acara peresmian 218 jembatan secara serentak, Senin (9/3).
Yemisa Zebua, seorang siswi kelas XII SMA asal Kabupaten Nias, Sumatera Utara, memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan cita-citanya menjadi dokter langsung kepada Kepala Negara.
Yemisa, yang sebelumnya sempat viral karena berterima kasih atas pembangunan jembatan di daerahnya, kembali mencuri perhatian.
"Terima kasih atas bantuan Bapak Presiden, sekarang kami tidak membuka sepatu lagi kalau berangkat ke sekolah," ujar Yemisa mengawali percakapan.
Mendengar hal itu, Presiden Prabowo kemudian bertanya rencana Yemisa setelah lulus SMA. Yemisa menjawab dirinya ingin melanjutkan studi kedokteran, tetapi orang tuanya tidak mampu membiayai pendidikannya.
Presiden Prabowo kemudian memberikan kesempatan bagi Yemisa untuk mengambil tes kedokteran. Yemisa, yang saat itu masih memegang mikrofon, lanjut meminta hal yang sama untuk tiga temannya. "Sekalian kawan-kawan saya, tiga orang ini," kata Yemisa.
"Insya Allah semua, harus belajar semua, nilainya yang bagus, jangan pacaran dahulu! Katanya mau studi ya," kata Presiden Prabowo kepada Yemisa.
Dalam interaksi tersebut, Prabowo kemudian memuji keberanian Yemisa, karena anak SMA itu berani melaporkan kesulitan hidupnya langsung kepada Presiden.

5 hours ago
3





















































