Mitos Laga Uji Coba Persebaya, Pertemuan yang Membuka Gerbang Promosi Tim Tamu

11 hours ago 2

Bola.com, Surabaya - Persebaya Surabaya membawa berkah bagi tim yang bersedia diajak bertanding dalam laga uji coba di Surabaya. Janjinya memang tidak main-main. Sejarah membuktikan tim tamu berhasil naik kasta setelah menerima ajakan itu.

Mitos ini berkembang pesat sejak sembilan tahun terakhir, seolah Persebaya mampu memberikan tuah magis bagi tim lawan. Tapi, apakah ini benar?

Cerita ini dimulai pada 2017. Persebaya mulanya mengundang PSIS Semarang dalam laga bertajuk *Homecoming Game* pada 19 Maret 2017. Duel yang berakhir 1-0 itu jadi peringatan kembalinya Persebaya yang baru diakui kembali sebagai anggota PSSI per Januari 2017.

Persebaya dan PSIS kemudian sama-sama promosi ke Liga 1 2018. Persebaya jadi juara Liga 2 2017, sedangkan PSIS meraih posisi ketiga.

Berikutnya terjadi anomali saat Persebaya menjamu Persik Kediri dalam Anniversary Game dalam perayaan usia 90 tahun pada 17 Juni 2017. Duel ini berakhir 1-1. Alih-alih ikut promosi ke Liga 1, Persik malah terdegradasi ke Liga 3.

Menariknya, Persik kemudian sukses menjuarai Liga 3 2018 dan Liga 2 2019. Dua titel juara sekaligus promosi langsung ke kasta tertinggi secara beruntun itu membuat Macan Putih masih ada di Liga 1 hingga sekarang berganti nama jadi Super League.

Persebaya kemudian mengundang PSS Sleman dalam uji coba bertajuk Celebration Game pada 10 Desember 2017. Kali ini hasilnya menang 2-1 untuk Bajul Ijo. PSS Sleman kemudian menjadi juara Liga 2 2018 dan tentu naik kasta ke Liga 1.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Cerita dari 2017

Jika menilik tiga tim promosi itu, terlihat pertandingan persahabatan yang mereka ikuti terjadi pada 2017.

PSIS, Persik, dan PSS juga promosi ke Liga 1 di waktu yang berbeda. Tapi, masih ada satu tim lagi yang kedapatan tuah uji coba dengan Persebaya.

Kali ini, Persebaya mengajak Persis Solo dalam uji coba bertajuk Forever Game pada 11 Januari 2020. Persis pun berhasil menjuarai Liga 2 2021 yang sudah tentu menjadi tiket promosi ke kasta tertinggi.

Sayangnya, tuah ini hanya berlaku untuk klub Indonesia. Persebaya sempat beruji coba melawan Sarawak FA pada Anniversary 2018. Hasilnya, Sarawak yang berkompetisi di Malaysia Premier League (MPL) gagal promosi ke Malaysia Super League (MSL).

Persebaya juga sempat mengundang klub Malaysia, Sabah FA, pada 8 Februari 2020. Klub yang ditangani oleh Kurniawan Dwi Yulianto tersebut juga tak serta-merta naik ke Malaysia Super League.

Kendati demikian, mitos ini sudah terlanjur berkembang di kalangan suporter sepak bola Indonesia, terutama pendukung Persebaya. Setiap jelang laga uji coba Bajul Ijo, selalu bermunculan doa dan harapan agar mitos ini berlanjut.

Tidak Semua Berjalan

Masalahnya, tidak semua tim tamu mendapat “tuah” magis tersebut. Bukan hanya dua klub Malaysia, Sarawak dan Sabah, yang tidak mendapatkan jatah promosi, satu klub Indonesia juga gagal naik kasta.

Adalah Persibo Bojonegoro yang sempat melakoni laga uji coba kontra Persebaya pada 29 Juni 2024. Suatu kebetulan, Laskar Angling Dharma saat ini baru promosi ke Liga 2. Tentu, hanya yang berharap mereka naik ke Liga 1 setelah uji coba pramusim tersebut.

Yang terjadi jangan naik kasta. Alih-alih promosi, Persibo justru terdegradasi dari Liga 2 2024/2025. Mereka bahkan masih berkompetisi di Liga Nusantara (kasta ketiga) hingga sekarang.

Namun, cerita mitos ini berlanjut pada pramusim lalu. Pada 19 Juli 2025, PSS Sleman kembali menerima ajakan laga persahabatan melawan Persebaya. Duel jadi menarik jelang kompetisi yang mengalami pergantian nama.

Memasuki musim 2025/2026, Liga 1 berganti jadi Super League, sedangkan Liga 2 diubah menjadi Championship. Pada akhirnya, PSS memang tidak menjuarai Championship 2025/2026, tapi mereka tetap promosi ke Super League dengan status runner-up.

Akankah Tahun Ini?

Mitos yang selama ini berkembang sebenarnya sudah terpatahkan sejak awal saat Persik terdegradasi pada 2017, meski pada akhirnya naik kasta juga. Itu diikuti oleh Persibo yang juga gagal promosi.

Fakta ini menunjukkan bahwa hanya PSIS, PSS, dan Persis saja yang mampu membuktikan langsung promosi setelah beruji coba melawan Persebaya. Sisanya adalah pencocokan yang dipaksakan agar terkesan ada daya tarik dari Bajul Ijo.

Kini, Persebaya kembali mengundang PSIS dalam laga persahabatan bertajuk Anniversary Game pula. Duel itu akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (19/7/2026).

Mitos ini mencuat lagi mengingat PSIS saat ini berkompetisi di kasta kedua. Soal kepastian promosi di akhir musim nanti, Laskar Mahesa Jenar tentu saja harus bekerja keras. Tanpa meraih kemenangan, mustahil mereka kembali ke Super League seperti sembilan tahun silam.

Read Entire Article
Koran JPP|