jpnn.com, JAKARTA - Meta resmi menutup tirai aplikasi desktop Facebook Messenger untuk pengguna Mac dan Windows.
Mulai akhir tahun ini, layanan pesan instan tersebut tak lagi hadir sebagai aplikasi terpisah, melainkan diarahkan sepenuhnya ke versi web melalui Facebook.com atau Messenger.com.
Keputusan itu menandai akhir perjalanan Messenger desktop yang pertama kali meluncur di awal pandemi COVID-19.
Saat itu, Messenger digadang-gadang menjadi solusi komunikasi lintas perangkat.
Namun seiring waktu, pamornya kian meredup, kalah bersaing dengan platform konferensi video yang lebih agresif menyasar segmen profesional, seperti Zoom.
Messenger versi desktop memang punya banyak keterbatasan.
Jumlah peserta panggilan video terbatas, tak ada fitur berbagi layar, hingga absennya tautan rapat yang praktis.
Alhasil, aplikasi lebih sering menjadi pelengkap bukan pilihan utama.

2 months ago
47





















































