jpnn.com, JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat pergerakan kendaraan pada puncak arus mudik Lebaran 2026 mencapai angka 270.000 unit.
Jumlah tersebut tercatat pada 18 dan 19 April yang menjadi titik tertinggi arus lalu lintas di tol.
Kepala Korlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyatakan ada 258.000 kendaraan melintasi jalur mudik pada periode itu. Jumlah tersebut naik 4,26 persen dibandingkan tahun lalu.
Meski ada kenaikan jumlah kendaraan di jalur mudik, kabar baiknya ialah angka kecelakaan lalu lintas justru menunjukkan tren penurunan.
"Sampai saat ini peristiwa kecelakaan ada penurunan kurang lebih empat persen. Yang paling penting, angka fatalitas korban meninggal dunia turun signifikan sebesar 28,9 persen," kata Irjen Agus di Jakarta, Jumat (20/3) dini hari.
Abiturien Akpol 1991 itu menyebut pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh personel Polri di lapangan dan penggunaan teknologi pemantau arus (traffic flow) yang lebih efektif di pos pengamanan serta pos terpadu.
Mengenai rekayasa lalu lintas, Irjen Agus menjelaskan skema one way nasional yang diberlakukan sejak 18 April kemungkinan akan segera dicabut. Langkah itu menyusul kondisi arus lalu lintas yang mulai melandai pada malam ini.
"Jika laporan dari Dirlantas Polda Metro menunjukkan arus mulai landai, kami akan berkolaborasi dengan stakeholder, seperti Menteri Perhubungan dan Dirut Jasa Marga untuk melapor kepada Bapak Kapolri," ucapnya.

1 day ago
6














.jpeg)






































