Labuhan Jambu

7 hours ago 3

Oleh: Dahlan Iskan

Labuhan Jambu

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Dahlan Iskan. Foto/ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - Makan sahur terakhir kami di bulan puasa kemarin –Anda sudah tahu– di Pulau Moyo. Sebetulnya kami ''menyesal kemudian'' ke pulau itu.

Saya pun minta maaf ke anak-cucu: waini sebenarnya ada objek yang lebih hot di Sumbawa. Lokasinya masih di dekat Pulau Moyo. Lokasi wisata baru. Saya pun baru tahu lima hari sebelum berangkat ke Pulau Moyo. Seharusnya kami ke situ.

Labuhan Jambu

Namanya: Labuhan Jambu.

Labuhan Jambu adalah sebuah teluk di bagian tengah pulau Sumbawa. Teluk ini luas. Lautnya tenang. Mulut teluk itu ditutup oleh Pulau Moyo yang sangat panjang. Maka, meski teluk ini sangat luas gelombangnya tidak besar.

Tahun lalu sebenarnya saya menyeberangi teluk tersebut. Naik speed boat. Dari kota Sumbawa Besar ke Tambora: dua jam perjalanan. Tapi waktu itu Labuhan Jambu belum ''ditemukan''.

"Labuhan Jambu baru jadi buah bibir empat bulan terakhir," ujar Clarissa Lino. "Terutama di kalangan para penyelam," tambahnyi.

Clarissa adalah putri RJ Lino –tokoh di balik kemajuan pesat Pelindo II. Dengan demikian Clarissa merupakan putri campuran antara Rote dan Sunda.

Labuhan Jambu adalah sebuah teluk di bagian tengah pulau Sumbawa. Teluk ini luas. Lautnya tenang. Mulut teluk itu ditutup oleh Pulau Moyo yang sangat panjang.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|