Korban Investasi Bodong BLN Mengadu ke DPR, Sesakti Apa Nicholas Nyoto Prasetyo?

5 hours ago 1

Korban Investasi Bodong BLN Mengadu ke DPR, Sesakti Apa Nicholas Nyoto Prasetyo?

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Tangkapan layar Imelda, korban investasi bodong Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN), menceritakan kisahnya dalam rapat dengar pendapat umum yang digelar Komisi III DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/3/2026). (ANTARA/YouTube/TVR Parlemen/Fath Putra Mulya)

jpnn.com - Korban dugaan investasi bodong Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) dari berbagai daerah mengadu ke Komisi III DPR RI dalam forum rapat dengar pendapat umum.

Para korban berasal dari berbagai latar belakang, mulai pensiunan guru hingga wanita lanjut usia (lansia).

Imelda yang berusia 84 tahun mengaku terbang ke Jakarta dari Bali demi menyuarakan keresahan sesama korban. Dia menyebut ada sekitar 1.587 korban Koperasi BLN di Bali.

"Dalam usia saya 84 tahun, dengan tertatih-tatih begini, saya datang dari Bali naik pesawat. Saya usahakan karena saya ingin bela saudara saya di Bali semua, Pak. Ya, jadi saya minta tolong, Pak, dengan hormat dan sangat,” tuturnya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin.

Menurut Imelda, dengan jumlah korban ribuan orang itu, total nilai aset yang sia-sia berkisar Rp1 triliun. Investasi yang awalnya dijanjikan untung 100 persen justru berujung buntung, menyebabkan nasabah resah.

“Mereka itu Pak, sangat sedih, karena Bapak tahu orang Bali kan selalu ikut upacara, upacara ini itu. Ternyata uang itu sudah tidak ada lagi untuk mereka. Apalagi sekarang mau menyambut Hari Raya Nyepi, Pak. Mereka sangat susah dan sangat sedih, Pak,” ucapnya.

Imelda merasa ditipu oleh pihak koperasi, terutama oleh Nicholas Nyoto Prasetyo selaku pimpinan.

“Saya ndak tahu sakti apa yang dia punya, Pak. Kekebalan apa yang dia punya kok sampai kita ndak bisa menaklukkan orang satu ini. Saya sangat sedih sekali. Jadi, suara orang Bali, Pak, perlu didengar. Mereka sangat sedih ibaratnya terpuruk. Mereka banyak sekali upacara-upacara membutuhkan biaya, sementara biaya tidak ada turun, diambil alih oleh Nicho,” tuturnya.

Korban dugaan investasi bodong Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) dari berbagai daerah mengadu ke Komisi III DPR RI. Siapa Nicholas Nyoto Prasetyo?

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|