jpnn.com, TANGERANG SELATAN - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melibatkan TNI, Polri, dan BPBD demi mempercepat pemulihan daerah berjuluk Kota Anggrek itu yang terendam banjir sejak Minggu (8/3) kemarin.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemkot Tangsel TB Asep Nurdin menyebut fokus utama pihaknya saat ini memastikan keselamatan warga terdampak banjir.
"Begitu ada laporan peningkatan debit air, tim BPBD bersama unsur gabungan langsung bergerak untuk mengevakuasi warga, khususnya lansia dan anak-anak,” kata Asep mewakili Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Senin (9/3).
Selain evakuasi, kata Asep, Pemkot Tangsel ingin aktivitas masyarakat kembali berjalan normal setelah banjir merendam kawasan Maharta hingga Pondok Safari.
“Bapak Wali Kota menginstruksikan BPBD, Dinas Sosial, hingga Dinas Kesehatan untuk memastikan proses recovery berjalan cepat,” ujar Asep.
Menurut dia, Pemkot Tangsel mengerahkan alat berat dan personel kebersihan untuk membersihkan dampak akibat banjir di wilayah mereka.
"Tim gabungan dibantu TNI-Polri kini fokus pada pembersihan sisa lumpur dan normalisasi drainase yang tersumbat. Kami berupaya agar tidak ada genangan sisa yang mengganggu kesehatan warga,” lanjut Asep.
Dia mengatakan Pemkot Tangsel berkomitmen mengamankan barang-barang penting milik penduduk guna meminimalisasi kerugian materiel warga terdampak banjir.

2 hours ago
2





















































