jpnn.com - JAKARTA - Inter Milan kalah 0-1 dari AC Milan pada pertandingan Liga Italia 2025/2026 di Stadion San Siro, Milan, Senin dini hari WIB.
Pelatih Inter Milan Cristian Chivu mengakui timnya bermain buruk pada laga bergengsi itu. “Kami bermain buruk, tidak rapi dan kurang efektif,” kata Chivu dikutip dari laman Inter Milan.
Dia mengatakan timnya seharusnya bisa bermain lebih lagi pada laga kontra AC Milan tersebut.
Chivu mengakui salah satu kelemahan terbesar Inter saat menghadapi Milan ialah lini depan.
Menurut juru taktik asal Rumania itu biasanya aliran permainan Inter berpusat di sektor serang.
Akan tetapi, lini depan Inter saat bersua AC Milan tidak diisi duo penyerang andalan mereka, Lautaro Martinez dan Marcus Thuram, yang masih berkutat dengan cedera.
Oleh karena itu, Chivu mengandalkan striker belia Ange Bonny (22) dan Francesco Pio Esposito (21) dari awal sampai akhir laga.
"Permainan kami selalu berawal dari kerja para penyerang yang kurang maksimal pada pertandingan ini. Namun, saya tetap senang karena dua penyerang muda kami melakukan apa yang mereka bisa," tutur pria berusia 45 tahun itu.

3 hours ago
2





















































