Intelektual NU: Elite PBNU Sibuk Urus Tambang, Gagal Pimpin Jam'iyah

3 hours ago 2

 Elite PBNU Sibuk Urus Tambang, Gagal Pimpin Jam'iyah

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Intelektual dan penulis NU KH Ahmad Baso Saat diskusi Serial Menjelang Muktamar Ke-35 NU bertema Muktamar NU untuk Semua di Kafe Trisnoku, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026). Foto: Source for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Intelektual dan penulis NU KH Ahmad Baso menyoroti kepemimpinan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU.

Sejak awal Kiai Miftach mendapat mandat untuk fokus pada pembinaan dan pengembangan jam’iyah demi perbaikan kehidupan kemasyarakatan NU.

"Ketika KH Miftachul Akhyar dipilih menjadi Rais Aam PBNU, beliau diminta untuk fokus pada pembinaan dan pengembangan jam’iyah demi perbaikan kemasyarakatan NU ke depan. Ada dua kata kunci yang menjadi amanat, yaitu pembinaan dan pengembangan,” ujar Ahmad Baso dalam acara Serial Diskusi Muktamar ke-35 NU dengan tema Muktamar NU untuk Semua di Kafe Trisnoku, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026).

Diskusi ini dipandu oleh aktivis Nono Suwarno.

Menurut dia, yang terjadi selama lima tahun terakhir justru menunjukkan kecenderungan sebaliknya. Program organisasi dinilai lebih banyak berorientasi ke atas dan sibuk membangun berbagai akses, termasuk berkaitan dengan persoalan tambang dan kepentingan lainnya.

“Namun apa yang terjadi selama lima tahun? Maaf, yang tampak justru kerusakan. Program yang dijalankan lebih banyak berorientasi ke atas, sibuk mencari berbagai akses, termasuk urusan tambang dan kepentingan lainnya. Akibatnya, program-program untuk jamaah nyaris habis sama sekali,” katanya.

Ahmad Baso bahkan menilai pembinaan dan pengembangan jam’iyah tidak berjalan secara optimal. Ia menyebut pembinaan maupun pengembangan organisasi berada pada kondisi yang sangat memprihatinkan.

“Pembinaan nol besar, pengembangan juga nol besar,” tegasnya.

Intelektual dan penulis NU KH Ahmad Baso menyoroti kepemimpinan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|