jpnn.com - Di tengah agresivitas merek lokal China di pasar mobil listrik dan hybrid, Honda mulai kehilangan pijakan di Negeri Tirai Bambu.
Penjualan pabrikan asal Jepang itu dilaporkan merosot tajam sepanjang April 2026.
Hal itu memaksa perusahaan melakukan efisiensi besar-besaran hingga menghentikan sejumlah model.
Berdasarkan laporan Sina Finance, Honda hanya mampu menjual 22.595 unit kendaraan di China selama April 2026.
Angka itu anjlok 48,3 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Secara kumulatif, penjualan Honda sepanjang Januari-April 2026 juga turun 28 persen menjadi 145.065 unit.
Tekanan pasar tersebut berdampak langsung pada lini produk Honda di China.
Sejumlah model mulai memasuki fase penghentian produksi, penutupan pemesanan, hingga cuci gudang di diler.

1 hour ago
3





















































