Herdman Ball Mulai Terlihat di Timnas Indonesia

5 hours ago 1

Bola.com, Jakarta - Sentuhan John Herdman mulai terlihat jelas dalam permainan Timnas Indonesia. Dalam tiga pertandingan pertamanya bersama skuad Garuda, pelatih asal Kanada tersebut berhasil membangun tim yang tidak hanya efektif meraih hasil positif, tetapi juga dominan dalam penguasaan bola.

Data statistik dari lapangbola menunjukkan Indonesia selalu unggul dalam ball possession pada tiga laga awal era Herdman. Catatan tersebut menjadi indikasi perubahan pendekatan permainan yang kini lebih menekankan kontrol pertandingan melalui penguasaan bola.

Dalam laga debut Herdman, Timnas Indonesia tampil dominan saat menghadapi Saint Kitts & Nevis. Pada pertandingan tersebut, skuad Garuda mencatatkan penguasaan bola mencapai 70 persen.

Dominasi serupa kembali terlihat ketika Indonesia berhadapan dengan Bulgaria. Bahkan, persentase penguasaan bola meningkat menjadi 71 persen, angka tertinggi yang dicatat Timnas Indonesia sejauh ini di bawah arahan Herdman.

Terbaru, saat menghadapi Oman pada FIFA Matchday Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026), Indonesia kembali unggul dalam aspek penguasaan bola dengan catatan 57 persen.

Meski persentasenya sedikit menurun dibanding dua pertandingan sebelumnya, Indonesia tetap mampu mengendalikan jalannya laga dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 3-0.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Filosofi Herdman Mulai Terlihat

Keunggulan dalam penguasaan bola bukan sekadar statistik. Di bawah Herdman, Timnas Indonesia terlihat lebih sabar dalam membangun serangan dari lini belakang, berani menguasai bola lebih lama, serta berusaha mengontrol tempo pertandingan.

Perubahan tersebut menjadi salah satu aspek yang beberapa kali ditekankan Herdman sejak pertama kali menangani Timnas Indonesia. Pelatih berusia 50 tahun itu ingin timnya mampu bermain lebih tenang saat menguasai bola sekaligus memiliki identitas yang jelas ketika menghadapi berbagai tipe lawan.

Rata-rata penguasaan bola Indonesia dalam tiga pertandingan pertama era Herdman mencapai 66 persen. Angka tersebut menunjukkan dominasi yang cukup signifikan dan menjadi fondasi positif dalam proses pembentukan tim menuju agenda-agenda penting berikutnya.

Ujian Berikutnya Menanti Lawan Mozambik

Meski berhasil meraih hasil positif pada tiga pertandingan awal, Herdman menegaskan timnya masih memiliki banyak ruang untuk berkembang.

Ujian berikutnya akan datang saat Timnas Indonesia menghadapi Mozambik dalam laga kedua FIFA Matchday Juni 2026. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Laga melawan Mozambik diprediksi menjadi tantangan berbeda. Selain memiliki peringkat FIFA yang lebih baik dibanding Indonesia, wakil Afrika itu dikenal mengandalkan kekuatan fisik dan transisi cepat yang dapat menguji kemampuan Garuda dalam mempertahankan dominasi permainan.

Jika kembali mampu mengendalikan penguasaan bola dan meraih hasil positif, Timnas Indonesia akan semakin memperkuat identitas baru yang mulai terbentuk di bawah komando John Herdman: tim yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga mampu mendikte jalannya pertandingan.

Read Entire Article
Koran JPP|