jpnn.com, JAKARTA - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyebut pihaknya bakal mengagendakan bertemu Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyusul melonjaknya harga minyak dunia.
"Kami akan agendakan itu. Kami akan agendakan itu," kata dia menjawab pertanyaan awak media di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2).
Diketahui, melonjaknya harga minyak dunia imbas konflik Timur Tengah berpotensi memperlebar defisit APBN.
Indonesia menetapkan belanja harga minyak sebesar US$70 per barel dalam asumsi makro APBN 2026.
Harga minyak global seperti Brent sempat mencapai US$93,34 per barel dan West Texas Intermediate (WTI) pernah tercatat sampai US$90,9 per barel.
Menurut Misbakhun, rapat dengan Purbaya akan digelar setelah situasi global terkendali, karena kondisi saat ini bersifat tak pasti.
"Reaksi-reaksi itu, kan, semuanya masih sifatnya sangat tidak tetap, masih volatile. Volatilitasnya masih tinggi, up and down, up and down dalam varian yang sangat ekstrem," kata dia.
Menurutnya, semua pihak memang harus merespons lonjakan harga minyak global secara tenang agar kebijakan tak diambil terburu-buru.

4 days ago
4





















































