FIFA Kucurkan Rp6 Triliun untuk Klub yang Pemainnya Dipanggil ke Piala Dunia 2026, Persib Berpeluang Kecipratan

11 hours ago 3

Bola.com, Bandung - FIFA akan mengucurkan 355 juta dolar AS atau setara dengan Rp6 triliun untuk klub yang pemainnya dipanggil ke Piala Dunia 2026. Persib Bandung berpeluang kecipratan program tersebut.

Pemain Persib, Frans Putros, baru saja meloloskan Timnas Irak ke Piala Dunia 2026 setelah menang 1-0 atas Timnas Bolivia dalam babak final pathway 2 di Estadio BBVA, Guadalupe, pada Rabu (1/4/2026) pagi WIB.

Pemain serbabisa berusia 31 tahun itu hanya duduk di bangku cadangan, namun punya kans besar untuk tetap dipertahankan Irak untuk skuadnya di Piala Dunia 2026.

Sejak menjalani debutnya pada Agustus 2018, Frans Putros telah bermain 25 kali untuk Irak. Dia lahir di Aarhus, Denmark, namun memilih untuk membela tim berjuluk Singa Mesopotamia tersebut.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Meningkat 70 Persen

Sementara itu, kebijakan ini diambil sesuai dengan nota kesepamahaman yang diperbarui dan ditandatangani FIFA dengan Asosiasi Sepak Bola Eropa atau ECA pada Maret 2023.

Insentif yang bernama FIFA Club Benefits Programme atau CBP itu meningkat 70 persen dari Piala Dunia 2022 sebesar 209 juta dolar AS (Rp3,5 triliun).

Program manfaat klub FIFA itu juga diberikan kepada klub yang pemainnya bermain di Kualifikasi Piala Dunia 2026, meski tidak lolos ke putaran final.

Disesuaikan Jumlah Pemain dan Waktu

Namun, FIFA belum menjelaskan secara detail nominal yang dibagikan kepada klub meski akan disesuaikan oleh jumlah pemain dan waktu yang dihabiskan di Piala Dunia 2026.

"Program ini tidak hanya memberikan kompensasi kepada klub tempat pemain terdaftar saat turnamen berlangsung, tetapi juga kepada klub-klub lain yang pernah dibela pemain tersebut selama fase "kualifikasi" dua tahun sebelum turnamen," tulis FIFA di situsnya.

"Agar memenuhi syarat untuk mengikuti program ini, klub harus mendaftar melalui platform digital resmi milik FIFA," imbuhnya.

Skemanya Seperti Apa?

Skema pembagian dana CBP dilakukan dengan cara membagi total dana yang telah disiapkan dengan akumulasi jumlah hari keterlibatan seluruh pemain selama Piala Dunia 2026, sehingga menghasilkan nilai kompensasi tetap dalam bentuk hitungan per pemain per hari.

Nilai tersebut lalu menjadi dasar perhitungan yang akan dikalikan dengan total hari seorang pemain berada bersama tim nasionalnya, yang dihitung sejak pemain dilepas oleh klub hingga laga terakhir yang dijalani negaranya.

Melalui mekanisme ini, besaran dana yang diterima klub sangat bergantung pada durasi keterlibatan pemainnya, sehingga klub dengan pemain yang berasal dari tim nasional yang melaju lebih jauh akan memperoleh kompensasi yang lebih besar.

Selain itu, FIFA menetapkan bahwa seluruh pemain dalam tim nasional memiliki nilai kompensasi yang sama dalam perhitungan ini, tanpa dipengaruhi oleh jumlah menit bermain atau kontribusi mereka di lapangan selama kompetisi berlangsung.

Sumber: FIFA

Read Entire Article
Koran JPP|