jpnn.com - Kekecewaan menyelimuti Dewa United setelah kemenangan yang sudah di depan mata buyar begitu saja.
Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink tak hanya menyoroti hasil imbang 2-2 melawan Persib Bandung, tetapi juga melontarkan kritik tajam terhadap gaya bermain lawan dan keputusan fatal kartu merah yang dinilainya tidak bisa diterima.
Bermain di Banten International Stadium, Senin (20/4/2026), Dewa United sempat tampil superior.
Unggul dua gol dan mengendalikan jalannya laga, publik tuan rumah sudah bersiap merayakan tiga poin. Namun, semuanya runtuh dalam hitungan menit.
Petaka datang saat Alex Martins diusir wasit seusai menerima kartu kuning kedua. Momen itu langsung mengubah arah pertandingan.
Dewa United yang sebelumnya dominan mendadak kehilangan kontrol, sementara Persib memanfaatkan situasi dengan cara yang disebut Riekerink sangat sederhana.
"Bukan karena mereka luar biasa dalam permainan terbuka. Mereka hanya terus mengirim bola panjang ke depan gawang," sindir Riekerink.
Strategi direct play Persib itu, menurutnya, justru menjadi sumber masalah bagi timnya sendiri.

3 hours ago
2





















































