Dari Baby Blues ke Batin, Gilang Lahirkan Inovasi Kesehatan Mental Berbasis AI

2 months ago 35

Dari Baby Blues ke Batin, Gilang Lahirkan Inovasi Kesehatan Mental Berbasis AI

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Muhammad Ikhtiary Gilang Gumelar, atau yang akrab disapa Gilang, tidak pernah membayangkan bahwa momen paling berat dalam kehidupan rumah tangganya akan menjadi titik awal perjalanan menciptakan solusi kesehatan mental bagi jutaan anak muda Indonesia. Foto dok. Batin

jpnn.com, JAKARTA - Ribuan orang muda, terutama Gen Z dan Millennials, mengalami kecemasan, depresi, hingga berbagai masalah mental lainnya.

Namun, memilih diam karena takut dihakimi, tidak tahu cara mencari bantuan, atau terhalang oleh biaya yang mahal. 

Fakta tersebut terungkap dari hasil riset Pendiri dan CEO Batin, Muhammad Ikhtiary Gilang Gumelar.

Gilang mengaku melakukan riset tentang kondisi kesehatan mental di Indonesia setelah mengalami kejadian luar biasa dalam hidupnya. 

Saat itu, sang istri mengalami baby blues pascamelahirkan.

Gilang tidak hanya melihat perjuangan istrinya, tetapi juga menyaksikan langsung betapa rumitnya mengakses layanan kesehatan mental di Indonesia. 

"Saya ingat betul bagaimana istri saya berjuang mencari bantuan. Antrian konseling yang panjang, biaya yang tidak sedikit, ditambah stigma sosial yang membuat dia makin tertekan," kenang Gilang, Rabu (17/12).

Dari kegelisahan itulah lahir Batin sebuah platform kesehatan mental berbasis kecerdasan buatan yang kini telah menjadi teman curhat lebih dari 30 ribu generasi muda di hampir 38 provinsi Indonesia. 

Dari kejadian baby blues ke Batin, Gilang melahirkan inovasi kesehatan mental berbasis teknologi AI

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|