Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Rawa Badak & Rusunawa Rorotan

3 hours ago 2

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Rawa Badak & Rusunawa Rorotan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Groundbreaking biodigester komunal Rusunawa Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. Foto: Dokumentasi Bank Jakarta

jpnn.com - JAKARTA - Bank Jakarta melaui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) berencana membangun biodigester komunal berbasis sampah organik di dua titik, yakni Rusunawa Rorotan, Kecamatan Cilincing, dan TPS 3R Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Bank Jakarta telah melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) di Rusunawa Rorotan, Senin (10/8).

Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo mengatakan rencana pembangunan biodigester komunal itu merupakan salah satu bentuk kontribusi mendukung penanganan persoalan sampah, khususnya sampah organik di Jakarta. “Pembangunan biodigester di Rorotan merupakan bentuk kontribusi nyata Bank Jakarta untuk turut menjawab tantangan pengelolaan sampah di Jakarta,” ujar Agus dalam keterangannya.

Melalui teknologi biodigester, sampah organik dapat diolah menjadi biogas sebagai energi terbarukan serta residu yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik.

Menurut Agus, penanganan sampah merupakan tantangan bersama yang membutuhkan kolaborasi dan konsistensi dari berbagai pihak.

“Kami ingin program TJSL yang dijalankan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung upaya menjaga lingkungan Jakarta,” ungkapnya.

Program tersebut juga merupakan bagian dari implementasi Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) Bank Jakarta Tahun 2026, khususnya dalam mendukung pengelolaan limbah organik, pengurangan emisi gas rumah kaca, dan pemanfaatan energi terbarukan.

Secara teknis masing-masing biodigester dirancang untuk mengolah hingga 250 kilogram sampah organik per hari. Dengan dua unit biodigester, kapasitas pengolahan dapat mencapai 500 kilogram per hari, yang menghasilkan biogas serta residu berupa pupuk organik.

Berdasarkan kajian teknis, kedua unit biodigeser tersebut nantinya diproyeksikan akan menghasilkan sekitar 37,5 meter kubik biogas per hari dan mengurangi emisi gas rumah kaca sekitar 423 kilogram CO2e per hari atau 154,4 ton CO2e per tahun.

Bank Jakarta siap membangun biodigester komunal berbasis sampah organik di Rawa Badak dan Rusunawa Rorotan, Jakarta Utara.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|