jpnn.com, GILIMANUK - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memperkuat langkah percepatan penguraian antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk yang meningkat signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Hal ini seiring lonjakan mobilitas masyarakat menjelang penutupan sementara layanan penyeberangan Gilimanuk–Ketapang PP menjelang Hari Raya Nyepi pada periode 18-20 Maret 2026.
Tingginya pergerakan kendaraan dalam waktu bersamaan memberikan tekanan besar terhadap kapasitas layanan.
Menyikapi hal tersebut, ASDP memprioritaskan langkah-langkah taktis yang berdampak langsung di lapangan, salah satunya melalui pengerahan kapal perbantuan KMP Prima Nusantara milik PT Jembatan Nusantara (JN) ke lintasan Ketapang–Gilimanuk.
Kapal ini kini telah aktif beroperasi untuk meningkatkan kapasitas angkut sekaligus mempercepat proses bongkar muat kendaraan.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi percepatan layanan guna menekan waktu tunggu pengguna jasa secara bertahap.
Berdasarkan data Posko Gilimanuk selama 24 jam (17 Maret 2026 pukul 00.00–23.59 WIB) atau H-4, tercatat sebanyak 25.105 unit kendaraan menyeberang dari Bali ke Jawa, meningkat 1,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 24.716 unit.
Kenaikan signifikan terjadi pada kendaraan roda dua yang mencapai 16.909 unit atau naik 7,2 persen.

3 days ago
5





















.jpeg)































