jpnn.com, TEHRAN - Militer Republik Islam Iran kembali membombardir negara-negara Arab di Timur Tengah dengan rudal dan drone, Senin (9/3).
Padahal, dua hari lalu, Presiden Masoud Pezeshkian baru saja meminta maaf dan berjanji tidak akan menyerang negara tetangga.
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyebut serangan hari ini sebagai gelombang ke-30 Operasi Janji Sejati 4 (True Promise 4).
“Bersamaan dengan pemilihan Pemimpin Tertinggi baru, Mojtaba Khamenei, gelombang ke-30 Operasi Janji Sejati 4 dilakukan dengan keberhasilan 100 persen,” kata IRGC, seperti dikutip stasiun televisi pemerintah IRIB.
Pernyataan itu menambahkan bahwa serangan menargetkan pangkalan Amerika Serikat di kawasan serta wilayah pendudukan utara menggunakan rudal Khorramshahr, Fattah, dan Kheibar, serta drone strategis.
Pada hari yang sama, Pusat Komunikasi Nasional Bahrain mengatakan bahwa fasilitas Bahrain Petroleum Company (Bapco) di desa Maameer terbakar setelah serangan Iran.
Lembaga tersebut menambahkan bahwa serangan itu tidak menyebabkan kerusakan material dan tim pemadam kebakaran telah berhasil memadamkan api.
Sementara, Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab melaporkan bahwa Iran meluncurkan belasan rudal balistik dan drone ke wilayah mereka hari ini.

3 hours ago
2





















































