jpnn.com, JAKARTA - Musim panas identik dengan aktivitas luar ruangan yang menyenangkan, mulai dari liburan ke pantai hingga menjelajahi destinasi wisata alam.
Namun, di balik itu, paparan sinar matahari yang intens dapat memicu berbagai masalah kulit, terutama bagi pemilik kulit sensitif.
Kulit sensitif cenderung lebih mudah mengalami iritasi, kemerahan, hingga hiperpigmentasi akibat paparan sinar ultraviolet (UV).
Oleh karena itu, perawatan yang tepat menjadi kunci agar kulit tetap sehat dan tampak cerah selama musim panas.
Dokter estetika dari Miracle Aesthetic Clinic, dr. Lanny Juniarti, Dpl. AAAM, menjelaskan bahwa perlindungan kulit perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sebelum hingga setelah beraktivitas di luar ruangan.
“Paparan sinar matahari yang intens dapat meningkatkan sensitivitas kulit sekaligus memicu produksi melanin berlebih. Karena itu, penting untuk melakukan perawatan yang tepat agar kondisi kulit tetap stabil,” ujarnya.
Berikut empat panduan yang dapat diterapkan untuk merawat kulit sensitif saat musim panas:
Pertama, gunakan sunscreen dengan perlindungan optimal. Pilih tabir surya dengan SPF minimal 30–50 dan perlindungan broad-spectrum untuk melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB. Aplikasikan ulang setiap dua hingga tiga jam, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

3 hours ago
2




















































